Penyebab Sakit Kudis dan Cara Mengatasinya

Penyebab Sakit Kudis – Penyakit kulit yang menyerang memang sangat membuat penampilan kita terganggu, ternyata ada juga bahaya lain di dalamnya. Penyakit kulit bermacam – macam, diantaranya adalah kudis. Penyakit kudis ini biasanya ditandai dengan munculnya rasa gatal dan tanda ruam di kulit dalam waktu kurang lebih 30 hari, masa ini disebut solusicantikku.com dikenal sebagai masa inkubasi. Selain itu bagi anda yang sudah pernah terinfeksi penyakit kudis ini, gejalanya akan muncul lebih cepat.

Penyebab dari penyakit kulit yang menular ini alah tungau sarcoptes scabiei sejejnis kutu. Tungau – tungau ini akan menggali liang untuk tempatnya bersarang, di bawah kulit kita. pada daerah sekitar yang di gali oleh tingau ini yang biasanya akan terasa sangat gatal sekali, sehingga muncullah ruam itu. Rasa gatal ini akan kita rasakan biasanya pada malam hari.

Sakit Kudis

Tungau ini akan terus berkembang dalam lapisan kulit penderita penyakit kudis ini apabila tidak segera ditangani dengan pengobatan yang tepat. Tungau ini dapat bertahan dengan air hanagat hingga sabun, cukup sulit untuk memberantas tungau ini meski kita sudah melakukan pola hidup bersih sekalipun, sebagai pengidap penyakit ini harus segera mendapatkan penanganan medis.
Jika pada anak – anak, daerah yang biasanya muncul ruam adalah pada daerah kepala, wajah, leher,hingga tepak kaki. Semenatara bagi orang dewasa, ruam ini umunya muncul pada sela – sela jari kaki, ketiak, pergelangan tangan, dan juga siku, hingga organ intim anda. Coba baca juga : Cara Memanjangkan Kuku Dengan Cepat

Pengobatan Penyakit Kudis

Proses diagnose utama penyakit kudis adalah dengan memriksa gejala dan juga bentuk ruam yang terbentuk akibat sarang dari tungau yang bersarang dibawah lapisan kulit kita. Jika dibutuhkan, dokter akan melakukan tindakan uji tinta dan juga biopsy kulit untuk memastikan diagnosanya.

Tes uji tinta berfungsi untuk mengidentifikasi adanya sarang tungau di bawah lapisan kulit kita. dengan cara mengoleskan tinta pada ruam yang terasa gatal, dan kemudian di basuh dengan kapas yang mengandung alcohol. Jika benar terdapat sarang tungau, maka akan terdapat sisa – sisa dari tinta yang membentuk garis – garis kecil.
Selain itu diagnose juga bisa dilakukan dengan mengambil sedikit bagian dari kulit kita, yang kemudian diperiksa di laboratorium. Proses inilah yang disebut dengan biopsi kulit.

Setelah di putuskan positif mengidap penyakit kudis, dokter akan memberikan obat untuk menangani penyakit nya, biasanya berjenis krim atau lotion. Obat – obatan ini mangandung insektisida yang dipercaya dapat membunuh tungau penyebab penyakit kudis ini. cara menggunakannya biasanya dengan dioleskan langsung ke daerah ruam dan sekitarnya. Kemudian didiamkan selama kuarng lebih 8 jam. Contoh obat – obatan untuk menangani penyakit kudis adalah premethrin, lindane, dan malathion.

Read more...