Yang Perlu Diketahui Dari Bulan Rajab

Bulan Rajab – Rajab terdaftar sebagai bebrapa bln. mulia penuh keberkahan. Terkecuali bln. Rajab, ada tiga bln. yang lain yang dimuliakan dalam Islam, yakni bln. Dzulqa’dah, Dzulhijjah, serta Muharram. Nah menurut ezramadhan.com, Hal semacam ini di terdaftar dalam firman Allah SWT Surat At-Taubah ayat 36.

Bulan Rajab

Bulan Rajab

Berkaitan firman Allah dalam Surat At-Taubah itu, Imam At-Thabari mengatakan sekian :

Artinya, ” (Umat manusia dilarang berbuat zalim dalam selama saat), terlebih di empat bulan yang Allah muliakan. Karna empat bulan itu dimuliakan, Allah mencatat pelaku dosa di empat bulan ini dosanya lebih berat, serta berbuat kebajikan serta amal saleh di bulan ini dapat besar pahalanya. ”

Kebajikan serta amal saleh di bulan Rajab bisa dikerjakan dengan beragam langkah, seperti shalat, puasa, sedekah, serta lain sebagainya. Imam Al-Ghazali mencatat dalam kitab Ihya Ulumiddin kalau ada shalat sunah mutlak yang umum dikerjakan oleh orang saleh pada masanya. Berkaitan shalat Rajab, Imam Al-Ghazali menyarankan sekian :

” Seorang yang berpuasa di hari Kamis dalam bulan Rajab, lalu lakukan shalat sunah sejumlah dua belas rakaat diantara saat shalat Isya serta sepertiga malam, jadi permintaannya bakal dikabulkan. Mengenai tata cara lakukan shalat dua belas rakaat itu seperti shalat sunah biasanya, yakni dikerjakan dengan shalat dua rakaat dengan satu kali salam. Apabila shalat dua belas rakaat bermakna ada enam kali salam. Tiap-tiap rakaat sesudah membaca Surat Al-Fatihah, disunahkan membaca Surat Al-Qadar sejumlah 3x serta Al-Ikhlas sejumlah 12x. Yuk baca: Dosa Meninggalkan Shalat Lima Waktu Lebih Besar Dari Dosa Berzina

Sesudah usai shalat, kita disarankan membaca shalawat sejumlah 70x. Shalawat yang di baca yaitu allahumma shalli ‘ala Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘ala alihi. Sesudah membaca shalawat, kita disarankan sujud dengan membaca subbuhun quddusun rabbul malaikati war ruh sejumlah 70x. Sesudah usai sujud, duduklah sesaat dengan membaca rabbighfir warham wa tajawaz ‘amma ta’lam innaka antal a’azzul akram sejumlah 70x. Kemudian, kembali sujud dengan membaca subbuhun quddusun rabbul malaikati war ruh sejumlah 70x. Sesudah rampung, mohonlah pada Allah SWT atas hajat yang dikehendaki. ”

Imam Al-Ghazali berasumsi shalat sunah mutlak di bulan Rajab lewat cara yang dijelaskan diatas yaitu mustahabbah (sunah) serta umum dikerjakan semuanya warga kota Al-Quds tidak ada yang ikhlas meninggalkan rutinitas shalat itu. Meskipun sekian, Imam al-Ghazali mengaku kalau dalil shalat sunah mutlak di bulan Rajab ini tak sekuat dalil Shalat Tarawih serta Shalat Idul Fitri maupun Shalat Idul Adha. Wallahu a’lam.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *